Friday, September 16, 2011

Jadikan Daku Pohon Yang Rendang Itu

SenTuhanMu-In TeaM

Terpanar aku pada sentuhan keramatmu
Mengheret aku mentafsir memori silammu
Dulu ku ragu apa terbungkam dibenakmu
Kini ku tahu apa yang terbuku di hatimu

Surut dedarku pada usapan manteramu
Tunduk ungkalku pada ketegasan dirimu
Terpasak semangat pada keyakinan tekadmu
Keakuranku pada tunjuk dan titah arahanmu

C/O
Oh ayah,
Tak pernah ku tanya
Kemana tumpahnya keringatmu
Oh ayah,
Tak pernah ku hitung
Berapa banyak kerutan di dahimu
Yang ku pinta hanyalah kemahuan hatiku
Yang sedaya ayah laksanakan

Kau pendorong bukanlah pendesak
apalagi memaksa diriku
Aku terlorong bukan terdesak
apalagi rasa terdera

Tak terkuis dugaan menduga
Apalagi takdir yang menerpa
Aku mengharap bukan menolak
Apalagi cuba melupa

Lestari kasihmu tanpa batasan
Sempadan waktu yang memisahkan
Abadi hingga ke hujung usia akhiran masa
Sentuhanmu amat bermakna..


Kasih ibu sayang-sayangkan.Kasih bapa tangan-tangankan..=)..Kebiasaannya bapa lebih garang daripada ibu..Anak lebih gentar dengan bapa..Tetapi ibu lebih memanjakan anak dengan kasih sayang..(just my opinion)..Ada sebab kita dipukul..Ada sebab kita dicubit..Semua tu sebab nak mendidik kita jadi manusia yang berhati manusia..Daku terkenang memori silam dibesarkan dalam keluarga yang autokratik (yeke?hehe)..Penyangkut baju,dahan pokok,tali pinggang,dicubit, dipukul,dmarahi adalah perkara biasa yang mak dan ayah gunakan dalam mendidik kami adik-beradik..Tetapi segalanya mematangkan anakmu dalam menghadapi realiti kehidupan..


Dahulu anakmu membantah bila mak dan ayah melarang kami dan mengikat kami dengan pelbagai peraturan..Sekarang anakmu mulai mengerti makna peraturan itu..hati anakanda dapat merasai keperitan ayah dan ibu membesarkan anakmu..


suatu ketika dulu, ibu dan ayah mengajarku mengaji muqaddam.. namun,sekarang daku mengajar ayah mengaji al-Quran..


suatu ketika ibu yang memasakkan anakmu masakan yang enak..tapi sekarang anakmu yang memasakkan makanan untuk ibu..dulu, ibu yang mengubati daku tatkala anakmu jatuh sakit..sekarang anakmu yang menyediakan ubat untuk mengubati ibu..


dulu,ibu yang mengajar anakmu cara menyebut dan mengira..sekarang, anakmu yang mengajar ibu dan ayah menyebut..dahulu ibu yang menyuruh anakmu memakai tudung..sekarang anakmu yang menyeru ibu menutup aurat dengan lebih sempurna..


jika dahulu daku adalah anak kecil yang perlu dibelai, tetapi sekarang daku sudah menginjak dewasa yang tahu hala tuju hidup..jika dahulu daku adalah mad'u, tetapi sekarang sudah tiba gilirannya daku menjadi dai'e..jika dahulu daku menerima ilmu, tetapi sekarang adalah tiba daku menyampaikan ilmu..jika dahulu daku adalah anak benih yang perlu dilindungi,sekarang daku adalah pohon yang sudah matang untuk menaungi pokok-pokok kecil untuk terus 'survive'.

perubahan demi perubahan dalam hidup menunjukkan bahawa hakikat di dunia ini tidak kekal selamanya..setiap perkara ada turun naiknya..dan sentiasa berubah..ulat beluncas tidak kekal selamanya,tetapi ia akan menjadi rama-rama yang cantik setelah dia mengalami kesulitan berada di dalam kepompong kehidupan..


ibu dan ayah..cuma satu anakmu harapkan..iaitu redha mak dan ayah di dunia
dan akhirat..impian daku untuk menjadi anak yang solehah kepada orang tuaku..seperti azam ayah yang mahukan anak solehah ketika ayah mengiqamahkan di telinga kecil anakanda taktkala dilahirkan dahulu..


Ya Allah,jadikanlah aku pohon rendang yang dapat menaungi pohon-pohon kecil itu untuk berjuang mencari makna kehidupan.



No comments:

Post a Comment